Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

125 Huntap Kuwait Village II Diresmikan, Penyintas Bencana Palu Dapat Hunian Tetap

badge-check


					Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., meresmikan Hunian Tetap (Huntap) Kuwait Village II di Jalan Malontara, Kecamatan Tatanga. (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., meresmikan Hunian Tetap (Huntap) Kuwait Village II di Jalan Malontara, Kecamatan Tatanga. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Kota Palu meresmikan Hunian Tetap (Huntap) Kuwait Village II di Jalan Malontara, Kecamatan Tatanga, Minggu (13/9/2026). Sebanyak 125 unit rumah yang dibangun melalui bantuan Pemerintah Kerajaan Kuwait tersebut resmi diserahkan kepada warga penerima manfaat.

Peresmian dihadiri Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., bersama perwakilan donatur Pemerintah Kerajaan Kuwait, Abdullah Al-Qulaish. Prosesi ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada salah seorang warga.

Bantuan pembangunan huntap ini merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan Pemerintah Kerajaan Kuwait kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala pada 28 September 2018.

Baca Juga:
Wali Kota Palu Lepas Tim SSB Kaili Putra Pengawu ke BLiSPI Youth Cup Nasional 2025

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Kuwait atas bantuan yang diberikan kepada para penyintas bencana.

“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri peresmian Huntap, Hunian Tetap Mandiri bantuan dari Pemerintah Kuwait. Dalam hal ini adalah dua kementerian dan Baznasnya lah kalau di kita,” ujar Imelda.

Ia mengatakan seluruh 125 unit rumah di Kuwait Village II telah dihuni oleh masyarakat penerima manfaat. Mayoritas penghuni merupakan warga Kota Palu yang menjadi korban bencana, khususnya dari kawasan Balaroa yang mengalami dampak parah akibat gempa dan likuefaksi.

“Jadi ini bantuan dari mereka ada 125 rumah di dalam hunian ini dan semuanya Alhamdulillah sudah terisi oleh warga masyarakat. Sebagian besar lebih banyak orang Kota Palu yang menjadi korban gempa di Balaroa tahun 2018,” ungkapnya.

Selain warga Palu, sejumlah penerima manfaat juga berasal dari Kabupaten Sigi dan Donggala. Sebagian di antaranya sebelumnya tinggal di rumah kontrakan sehingga keberadaan huntap memberikan kepastian tempat tinggal yang lebih layak.

“Ada rupanya ada dari Sigi, ada dari Donggala. Sebagian besar banyak dari Kota Palu yang dulunya mungkin mereka hanya kontrak,” jelas Imelda.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga membantu para penyintas kembali menata kehidupan setelah bencana.

Baca Juga:
UPA Pengembangan Karir Untad Gelar Alumni Sharing dan Career Talk

“Alhamdulillah masyarakatnya juga sangat terbantu dan sangat berterima kasih dengan wakaf yang diberikan dari Pemerintah Kuwait kepada masyarakat Kota Palu,” katanya.

Imelda berharap warga penerima manfaat dapat menjaga rumah yang telah diberikan sekaligus bersama-sama menata lingkungan huntap agar tetap bersih, nyaman dan tertata.

“Kami juga berterima kasih kepada mereka dan berharap masyarakat bisa menjaga rumahnya dengan baik. Perkembangannya saya minta mereka menata dengan baik,” tutur Imelda.

Peresmian Kuwait Village II menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Pemerintah Kerajaan Kuwait terhadap proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut sekaligus memperkuat solidaritas dan hubungan kemanusiaan antara Indonesia dan Kuwait melalui penyediaan hunian bagi warga yang membutuhkan. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi